Home » , » Mengenal Keluarga Muammar Khadafi dari Libya Pemimpin yang Berkuasa 42 tahun

Mengenal Keluarga Muammar Khadafi dari Libya Pemimpin yang Berkuasa 42 tahun

Muammar Khadafi dari Libya adalah pemimpin bukan raja yang tercatat paling lama berkuasa, 42 tahun. Soeharto masih kalah 10 tahun untuk mencapai rekornya. Layaknya pemimpin otoriter lainnya, keluarga Khadafi punya peran dalam melanggengkan kekuasaan. Siapa saja mereka?


Khaddafi memiliki keluarga besar. Dia menikah dua kali dan memiliki 7 putra, 1 putri dan dua anak adopsi. Seperti dilansir CTV News, Kamis (24/2/2011), anak-anak Khadafi ini punya peran luar biasa penting mulai dari menguasai negara sampai menambah pundi-pundi keluarga.

Khadafi pertama kali menikah dengan Fatiha, seorang guru. Pernikahannya hanya langgeng 6 bulan, namun mereka memiliki putra bernama Muhammad al Khadafi. Muhammad ini kini adalah kepala Komite Olimpiade Libya. Untuk urusan bisnis, dia adalah penguasa General Post and Telecom Company. Ini adalah perusahaan besar di Libya yang menguasai operator ponsel dan komunikasi satelit.

Istri kedua Khadafi adalah Safia Farkash. Dari Safia, Khaddafi punya 6 anak. Anak yang paling tua adalah Saif al Islam al Khaddafi (38). Penyandang gelar PhD dari London School of Economic ini sangat fasih berbahasa Inggris.

Saif banyak berkecimpung di Gaddafi International Charity and Development Foundation, sebuah badan amal yang berjasa membebaskan tawanan kelompok Islam militan di Filipina Selatan. Dia sempat pergi meninggalkan keluarganya pada 2006 karena mengkritik pemerintahan sang ayah. Namun pada 2008 dia kembali, walaupun menegaskan tidak tertarik melanjutkan kepemimpinan ayahnya. Ketika Libya bergejolak sekarang ini, dia muncul di TV dan meminta rakyat tenang.

Nah, anak ketiga Khadafi adalah Saadi Khadafi (36). Dia sempat merumput di Liga Italia Serie A sebagai pemain profesional di klub Sampdoria. Namun karir sepakbolanya pendek. Saadi lalu menikah dengan putri pimpinan militer dan mengurus Libya Football Federation, PSSI-nya Libya. Saadi sekarang berbisnis di industri film dengan menginvestasikan uang US$ 100 juta atau sekitar Rp 900 miliar.

Yang mungkin menjadi penerus Khadafi adalah putra keempatnya, Muttassim Khadafi. Dia seorang Letnan Kolonel di Angkatan Darat Libya. Muttassim pernah kabur ke Mesir karena hendak mengkudeta sang ayah. Namun, Khadafi memaafkannya. Muttassim kini didapuk sebagai Penasihat Keamanan Nasional Libya dan masuk dalam Dewan Keamanan Nasional. Sebagai anak Khadafi, Muttassim pun bisa memiliki tentara sendiri.

Hannibal Khadafi adalah putra kelima Khadafi dan mungkin yang paling bengal. Dia sempat bekerja di General National Maritime Transport Company, perusahaan ekspor minyak Libya. Namun Hannibal lebih dikenal di Eropa lantaran sejumlah tindakan pelanggaran hukum, mulai dari kebut-kebutan dengan Porsche mewahnya di Paris sampai menggebuki orang. Hannibal ini juga terkenal sebagai raja pesta yang kerap mengundang artis-artis dari AS.

Putra keenam Khadafi adalah Saif al-Arab Khadafi, yang paling minim menjadi sorotan. Dia diketahui masih kuliah di Munich, Jerman. Namun, Saif pun hidup bermewah-mewahan. Pada 2008, dia berurusan dengan polisi Jerman karena knalpot Ferrari mewahnya yang bising.

Khamis Khadafi adalah putra ketujuh pemimpin Libya ini. Dia adalah perwira polisi dan memiliki pasukan khusus yang dilatih di Rusia. Khamis dinilai bertanggung jawab atas kekerasan terhadap para demonstran di Benghazi.

Satu-satunya anak perempuan Khadafi adalah Ayesha al Khadafi (34). Perempuan cantik ini adalah seorang pengacara. Anak bungsu Khadafi ini masuk dalam tim pembela mantan pemimpin Irak, Saddam Hussein.

Khadafi masih punya dua anak adopsi yaitu putri bernama Hanna dan putra Milad Abuztaia al Khadafi. Hanna tewas saat AS membom kediaman Khadafi pada 1986. Sedangkan Milad selamat dan justru menyelamatkan Khadafi dalam peristiwa itu. sumber
Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar

Berita Terbaru


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...