Home » » Oktavianus Maniani ( Okto ) . Gagal jadi Nelayan di lirik Klub Besar

Oktavianus Maniani ( Okto ) . Gagal jadi Nelayan di lirik Klub Besar

Piala Suzuki AFF 2010 ternyata membawa nama Oktavianus Maniani menjadi pembicaraan di berita luar negeri. Walaupun tubuhnya yang mungil dan tidak tinggi, tetapi skil dan talentanya patut diacungin jempol bagi Okto yang sekarang bermain di Sriwijaya FC.
Sekarang Okto sudah menjadi Bagian Timnas Indonesia Senior maupun Timnas -U23

Kelihatannya skill yang ditampilkan Okto di Piala AFF 2010 mendapat apresiasi sendiri bagi Media luar negeri. seperti di kutip.

http://es.pn/fW9NFy.




Octavianus Maniani (Sriwijaya and Indonesia)

This flying winger burst onto the regional scene at the recent AFF Suzuki Cup in which Indonesia made the final before being defeated by Malaysia. Oktavianus is certainly good to watch as he hares down the left flank and, at the tender age of 20, is only going to improve. If the 'Indonesian Ryan Giggs' is to match up to the original, he needs to follow in his footsteps and find a consistent end product. Still very raw but that just makes him all the more exciting.


Apakah Okto sudah membaca berita ini.? Kalau benar sudah membaca apa ingin mimpi dia terwujud. Disarankan Okto bermain di liga Eropa untuk lebih mengasah skil yang bagus itu. Umur masih muda sehingga masih mendukung untuk lebih mengorbitkan naman dia. Dan sekarang apa ada pencari bakat yang mau mengajak okto bermain di luar negeri. Semoga saja dengan melihat potensi yang di miliki Okto bisa di lirik oleh pencari bakat dari klub yang besar di Eropa.




Awal Karir Okto

Okto 
merintis karier sepak bolanya bersama klub Tunas Muda Amadi. Sejak bergabung dengan klub itu dia semakin termotivasi untuk menjadi pesepak bola profesional. “Orang tua saya bilang mendukung jika itu kemauan saya (bermain bola). Tapi saat itu susah beli sepatu dan semua kakak saya perempuan lebih suka saya sekolah. Sedangkan saya hanya memikirkan antara jadi Nelayan dan pergi pasar atau ke lapangan,” tutur Okto.

Sepatu bola pertamanya dari William Bonsafia, pelatih Porseni Wilayah Jayapura. Okto bergabung dengan wilayah Jayapura Selatan. “Pak William yang membina saya sejak umur delapan tahun dari tidak tahu main bola sampai tahu main bola. Dia juga yang melatih Imanuel Wanggai. Kami satu rumput bermain,” cerita Okto.

Pertama kali dia ikut Porseni tahun 2000. Usianya saat itu masih yang termuda karena baru 10 tahun. Saat itu timnya meraih gelar juara. Setelah sempat menekuni sepak bola, Okto pulang kembali ke kampung halamannya untuk bersekolah. “Tahun 2003 saya dipanggil PLPP Papua (diklat) untuk ikut turnamen antarpelajar saat saya SMP kelas 1. Lalu saya bergabung dengan timnas U-17 yang dilatih Iwan Setiawan dan asisten pelatihnya Aji Santoso. Di saat bersamaan saya juga bermain untuk tim U-18 dan U-23 Persipura,” jelas Okto.

Biodata Oktavianus Maniani

Nama: Okto Maniani
Kelahiran: Jayapura 10 Oktober 1990
Orang tua: Benyamin Maniani dan Dorci Maniani
Hobi: Makan Bakso
Tinggi/Berat Badan: 160 cm/ 50 kg
Idola: Ronaldo (Brasil), Elie Aiboy (Indonesia)

Karier Klub

1997-2006: Tunas Muda Amadi
2006-2007: Persipura U-23
2007: Asmat FC Merauke
2008: PON Papua dan PSMS Medan
2009: Persidafon
2009: Persitara
2010: Sriwijaya FC

Karir Timnas

2005: Timnas U-15
2007: Timnas U-17
2010: Timnas senior (6 Main / 3 Gol )


6 comments:

  1. okto memang mantabs....
    keren larinya....

    BalasHapus
  2. iya neh.. emang keren.. kalau ngeliat dia lari bagaikan bermain PS dengan kondisi tombol R1 kena solatip, alias lari teruuuusss hahaha

    BalasHapus
  3. Okto itu orang Flores Atau Papua sih?? hmmm ^_^

    BalasHapus
  4. wah, semoga Okto bisa lebih membanggakan ya,,, ckckc, kapan lagi Indonesia punya pemain kayak ini :)

    BalasHapus
  5. SEMUGA BOAS SALOSA DAN OKTO,BISA BERMAIN DI EROPA.

    BalasHapus
  6. BUAT IRFAN,BUKAN KAMU YANG RUGI TIDAK DI PANGIL TMNS..TAPI PSSI.............

    BalasHapus

Berita Terbaru


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...